Hati-hati pemer kekayaan di jejaring sosial bisa berakibat nyawa melayang

Jejaring sosial saat ini sudah tidak lagi asing bagi kita baik dari kalangan orang kaya maupun biasa saja, namun kebanyakan dari mereka tentunya ingin menampilkan hal-hal yang berbeda agar dapat dikatakan lebih keren dari pada orang lain, salah satunya dengan cara memamerkan kekayaan yang ia miliki.
dolar
uang dolar


Seperti dilansir m.infospesial.com baru-baru ini seorang yang bernama Toni ditemukan tewas akibat ia memposting uang sebanyak 60.000 dolar AS.

Di akunnya ia menulis "saya salah meletakkan USS 60.000. Semoga istri saya tidak menghabiskan semuanya"

Kemudian selang tiga minggu rumah tersebut didatangi sejumlah perampok yang menggunakan senjata api serta menanyakan uang yang ia posting di jejaring sosial tersebut,

Perampokpun menodongkan pistol di kepalanya Toni serta istrinya dan ia langsung menggeledah lemari untuk mencari uang tersebut, namun Toni mengatakan bahwasanya uang tersebut sebenarnya tidak ada.

Perampok yang kesal ahirnya melampiaskan amarahnya dengan menembak kepala toni hingga ia tewas ditempat disaksikan istri dan anaknya ketika itu.

Polisi setempat membenarkan kejadian itu, perampokan itu terjadi akibat Toni memposting uang di jejaring sosial facebook.

Menurut keterangan yang ada perampok tersebut masih anak muda dengan umur sekitar 17 sampai 18 tahun.

Dari kejadian tersebut dapat kita ambil hikmah bahwasanya pamer kekayaan di media sosial bukanlah ide yang bagus, malah hal tersebut dapat mendekatkan kita dari tindak kejahatan.
Hati-hati pemer kekayaan di jejaring sosial bisa berakibat nyawa melayang Hati-hati pemer kekayaan di jejaring sosial bisa berakibat nyawa melayang Reviewed by zudha saputra on 12:55 PM Rating: 5

2 comments:

  1. This comment has been removed by a blog administrator.

    ReplyDelete
  2. ada dampak positif dan negatif juga dari jejaring sosial, jadi gunakan sosial media untuk hal yang positif saja...

    ReplyDelete

Powered by Blogger.